Home


---ROAD TO SEA GAMES XXVI 2011 Palembang-Sumatera Selatan dan Jakarta, Indonesia 11-25 November 2011---

Minggu, 05 Juni 2011

Juni 2011, DPR Bahas Kekurangan Dana SEA Games di Palembang

Posted by Digital Printing | On: , | 0 komentar


Juni 2011, DPR Bahas Kekurangan Dana SEA Games di Palembang
Sriwijaya Post/SRIWIJAYA POST/Syahrul Hidayat
Kurang dari enam bulan pembukaan SEA Games XXVI di Palembang, 11 November mendatang, sejumlah venues pengerjaannya dikebut. Di antaranya venues Tenis Lapangan Kompleks Jakabaring Sport City, Selasa (24/05/2011). Venues yang dipersiapkan untuk SEAG 2011 ini hampir rampung. Rencana bulan Juli akan digelar pertandingan ekshibisi internasional tenis lapangan. (Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat)



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan SEA Games tinggal menghitung bulan, tetapi biaya untuk penyelenggaraan tersebut masih kurang. Tiada cara lain, kekurangan dana SEA Games sebesar Rp 2,4 triliun ini pun direncanakan masuk dalam Angrgaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyesuaiaan (APBN-P) 2011.

"Kekurangan dana SEA Games itu akan kita berikan pintu untuk masuk dalam APBN-P. Jadi paling lambat 15 Juni harus sudah mengajukan anggaran kepada pemerintah untuk dibahas dalam APBN-P," ujar Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Reni Marlinawati di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/6/2011).

Menurutnya, pemerintah sempat bingung perihal kurangnya dana penyelenggaran SEA Games. "Saat saya tanya pemerintah, pemerintah sendiri pun bingung dari mana mereka memperoleh uang itu," katanya.

Dia berharap, dana tersebut bisa segera diajukan pemerintah, meski peluang menjadi juara umum agak sulit. "Awal-awal saya optimis SEA Games bisa jadi juara umum, tapi dengan situasi seperti ini kita menjadi ragu juga. Jadi yang penting SEA Games berjalan dengan sukses saja dulu," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan olah Raga meminta tambahan anggaran SEA Games XXVI sebesar Rp 2,4 triliun.

Permintaan tambahan anggaran ini berdasar proyeksi kekurangan kebutuhan Sea Games XXVI tahun 2011 sejumlah Rp 2.231.309.697.750, dan anggaran untuk penyelenggaraan ASEAN Para Games VI tahun 2011 sejumlah Rp. 159.719.740.000.

source : tribunnews.com

Karateka SEA Games Juara Indonesia Open

Posted by Digital Printing | On: , | 0 komentar

Karateka Indonesia Umar Syarief melancarkan serangan ke arah karateka lawan senegaranya Fredian.

TEMPO Interaktif, Jakarta -Para karateka Indonesia yang dipersiapkan untuk berlaga di SEA Games XXVI masih terlalu tangguh pada ajang Indonesia Open Karate Championship di Hall Tennis Indoor Senayan, yang berakhir Kamis 2 Juni 2011. Secara keseluruhan Indonesia meraih 16 emas, 12 perak, dan tujuh perunggu.

Emas terakhir dipersembahkan oleh tim kumite beregu putra. Umar Syarif, Hendro Salim, Donny Darmawan, Christo Mondolu, dan Imam Tauhid mengalahkan tim Malaysia 3-2 dengan selisih poin 4 angka dan berhak atas medali emas. Selain itu, tujuh medali emas lainnya juga diraih Indonesia pada penyelenggaraan hari terakhir ini.

Indonesia, yang terbagi atas tim Indonesia A dan Indonesia B memang mendominasi di seluruh nomor yang dipertandingan. Proses seleksi tim SEA Games XXVI tergambar dengan sangat jelas setelah perebutan gelar juara kerap terjadi antara atlet dari tim A dengan tim B. Hampir seluruh atlet dari kedua tim bertemu di babak final.

Umar Syarief yang masuk di tim Indonesia A mengalahkan Ferdian Brazamusty dari Indonesia B di final nomor kumite individu putra kelas +84 kg. Hal senada juga terjadi nomor kumite individu putri kelas -68 kg. Yolanda Asmuruf (A) menaklukkan Desfira Meitlyn (B). Begitu juga untuk nomor kumite individu putra kelas -75 kg dan kumite individu putra kelas -60 kg, serta kata beregu putra dan putri.

Indonesia B bisa menaklukkan Indonesia A di beberapa nomor seperti salah satunya nomor kumite individu putri kelas -55 kg, yang berlangsung pada Kamis (2/6), dimana Telly Melinda (B) mengalahkan Martinel Prihastuti (A). Sebelumnya, di nomor Kata Perorangan Putri Flenty Enoch (B) mengalahkan Yulianti Syafrudin (A).

Selain itu, Indonesia juga bisa menunjukkan dominasinya atas calon pesaing kuat di SEA Games nanti, yaitu Malaysia. Negeri Jiran ini hanya bisa mengoleksi tiga emas, enam perak, dan 10 perunggu sehingga peringkatnya berada tepat di bawah Indonesia.


Dengan hasil ini, Pengurus Besar Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (PB Forki) sudah memiliki modal untuk memastikan siapa saja yang masuk dalam skuad inti SEA Games. Ketua Umum PB FORKI Hendardji Supandji menyatakan hasil itu akan dilihat bersamaan dengan evaluasi ujicoba sebelumnya. "Kita lihat juga rekam jejak sebelumnya, termasuk uji coba di Ukraina," katanya.


source : tempointeraktif.com

Foke: Cabang Atletik Berikan yang Terbaik di SEA Games

Posted by Digital Printing | On: , | 0 komentar

Foke: Cabang Atletik Berikan yang Terbaik di SEA Games
Tribunnews/Danang
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, bersama pemenang Jakarta International 10K (JI10K)


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah berlangsungnya kegiatan Jakarta International 10-K (JI-10K) di silang barat Monas, Gubernur DKI Fauzi Bowo mengungkapkan harapannya agar atlet nasional cabang atletik dapat memberikan yang terbaik saat SEA Games bulan November 2011 nanti.

Orang nomor satu di Jakarta ini mengatakan, kegiatan JI-10K akan diselenggarakan setiap tahunnya dalam rangka HUT Jakarta.

Menurutnya kegiatan ini menyampaikan pesan agar warga Jakarta mempunyai rasa memiliki akan kota Jakarta sehingga mau berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh Pemprov DKI.

"Akan lebih mudah berpartisipasi kalau sudah mempunyai rasa memiliki. Karena itu kegiatan ini akan kita selenggarakan setiap tahunnya dalam rangka HUT Jakarta," ujar Foke, sapaan Fauzi Bowo, Minggu (5/6/2011).

Mengenai kesiapan para atlet atletik, Foke mengaku dia sudah berkomunikasi dengan Sekjen PASI, Tigor Tanjung, dimana pada saat ini para atlet dinilai belum pada performa terbaiknya. Persiapan yang masih cukup panjang jelang SEA Games pada November 2011 diharapkan dapat mengembalikan performa para atlet ke prestasi puncaknya.

Foke menambahkan, persiapan Jakarta sebagai tuan rumah SEA Games sejauh ini tidak ada masalah, karena menurutnya apa yang menjadi tugas Pemprov DKI sudah terselenggara dengan baik.

Sementara itu, Agus Prayogo dari PASI Jawa Tengah yang juga juara pertama JI-10K tahun lalu, mengatakan kegiatan ini sangat membantu peningkatan prestasi atlet-atlet di Indonesia karena secara tidak langsung membantu persiapan menuju SEA Games.

source : tribunnews.com

Rabu, 01 Juni 2011

Penjual Koran Lulus Seleksi AC Milan Junior Camp

Posted by Digital Printing | On: , | 0 komentar

Pelajar kelas II SMPN 9 Palembang itu tidak dapat menahan laju air mata...

Saputra - Indonesia All Star Team Challenge - AC Milan Junior Camp (GOAL.com/Muhammad Alfhat)
Saputra - Indonesia All Star Team Challenge - AC Milan Junior Camp (GOAL.com/Muhammad Alfhat)
 
Rasa bahagia menyelimuti Saputra, pesepak bola muda yang dinyatakan lolos seleksi AC Milan Junior Camp di Palembang, 28-29 Mei 2011.

Maklum saja, Saputra berhasil terpilih bersama lima pesepak bola lainnya untuk menjalani pelatihan di Bali, Juni-Juli 2011. Artinya, kesempatan untuk mengikuti pelatihan langsung ke camp AC Milan di Italia, pada Oktober nanti menjadi terbuka lebar bagi Saputra dkk.

Bagi Saputra, meskipun belum tentu mendapatkan tiket ke Italia, tapi keberhasilan awal ini sudah sangat membanggakan dirinya dan keluarga.

"Saya tidak menyangka bisa mengikuti pelatihan di Bali. Padahal saya hanya coba-coba saja. Lihat saja, saya sudah melepas kostum seleksi dan hanya duduk di tribun saat pengumuman karena merasa tidak akan terpilih," ujar pesepak bola usia 13 tahun ini.

Pelajar kelas II SMPN 9 Palembang ini pun tidak dapat menahan laju air matanya karena menyadari bukan dari golongan mampu secara ekonomi.

"Saya hanya seorang penjual koran dan sesekali menjadi anak gawang klub sepak bola asal Sumsel Sriwijaya FC. Sejak kecil saya mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup karena sudah tidak punya orang tua lagi. Saya hanya hidup menumpang dengan kerabat yang hanya seorang buruh cuci," ujar dia.

Saputra menuturkan, mendapatkan kesempatan menjadi anak gawang (pemungut bola saat tim berlatih) Sriwijaya FC karena bertempat tinggal di lingkungan mess pemain.

"Saya banyak mengenal pemain Sriwijaya FC, mereka sering menyuruh saya mengerjakan banyak hal seperti membeli makanan, membeli pulsa, dan membersihkan kamar. Terkadang, setelah melakukan hal itu saya diberikan imbalan," ujar dia.

Menurut dia, kedekatannya dengan beberapa pemain Sriwijaya FC itu menumbuhkan semangat untuk menjadi pesepak bola profesional.

"Saya bermain bola sejak kelas empat SD, dan hingga saat ini masih sering berlatih. Setiap hari saya memiliki mimpi menjadi pemain profesional. Beberapa pemain Sriwijaya FC seperti Arif Suyono sering memberikan semangat kepada saya untuk rajin berlatih," ujar pemain yang mengidolakan Supardi dan Arif Suyono ini.


source : goal.com

Liga Super: Sriwijaya FC Tekuk Tim Tamu PSPS

Posted by Digital Printing | On: , | 0 komentar

Indonesia Super League
Indonesia Super League
 
Bola.net - Sriwijaya Football Club berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru pada laga putaran kedua Liga Super Indonesia musim kompetisi 2010-2011 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (01/6) sore.Dua gol Sriwijaya Football Club (SFC) dilesakkan oleh Kapten tim Keith Kayamba Gumbs melalui titik putih pada menit ke-25 dan menit ke-65, sementara gol tunggal PSPS melalui Herman Dzumafo pada menit ke-34.
Kemenangan atas PSPS ini tidak membuat Sriwijaya beranjak dari posisi enam klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), dengan torehan 38 poin dari 24 pertandingan.
Sedangkan PSPS satu strip di bawah SFC dengan 33 poin dari 24 laga. Sejak menit awal, pemain kedua tim agresif melakukan serangan sehingga tercipta beberapa peluang emas, seperti pada menit ke-5 melalui tendangan keras Kayamba yang masih membentur tiang.
Kemudian, dari Patrace Nzekou (gelandang PSPS) pada menit 18. Laskar Wong Kito berhasil unggul terlebih dulu melalui gol penalti Kayamba Gumbs pada menit 25, setelah wasit Jerry Ellie melihat pelanggaran yang dilakukan Agus Cima di kotak terlarang.
Namun, PSPS berhasil menyamakan kedudukan pada menit 39 melalui tendangan Herman Dzumafo dari luar kotak penalti.
Gol ini tercipta melalui skema serangan balik yang tidak dapat diantisipasi oleh pemain belakang Sriwijaya FC.
Kedudukan imbang 1-1 ini bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, kedua tim meningkatkan irama permainan, namun hanya tuan rumah yang berhasil mencetak gol tambahan.
SFC mendapat hadiah penalti pada menit 65 setelah Thierry Gauthessi dilanggar di kotak terlarang.
Kayamba Gumbs berhasil melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor, sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk SFC.
Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan pemain SFC: Fauzal Mubaroq; Supardi, Bobby Satria, Thierry Gauthessi, Mahyadi Panggabean, Oktovianus Maniani, Lim Jung Sik, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Keith Kayamba Gumbs, Jajang Mulyana dan Pelatih Ivan Kolev.
PSPS: Fance Haryanto, April Hadi, Alamsyah Nasution, Banaken Bossoken, Agus Cima, Putut Waringin Jati, Fajar Handika, Patrice Nzekou, Shin Hyun Joon, M Isnaini, Herman Dzumafo. Pelatih Abdurahman Gurning. 

source : bola.net
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...